A
Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, gangguan penglihatan, gerakan tangan abnormal (ataxia), gangguan emosi, selain depresi. Oleh karena umumnya tak terduga kalau itu penyakitnya, kasus keracunan merkuri, sering salah didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak
Gross Profit Margin = Laba kotor x 100 %
PT.
Mustika ratu, Tbk merupakan salah satu perusahaan manufacturing yang
tercatat (listing)di Bursa
Efek Indonesia pada tanggal 27 juli 1995 dengan menerbitkan 80.000.000 lembar
saham pada perdagangan perdananya.
PT.
Mustika Ratu Tbk merupakan perusahaan yang menjadi sponsor utama dalam
Pemilihan Puteri Indonesia dan sekarang sudah mulai Go Internasional dengan
mengirimkan Puteri Indonesia untuk mengikuti pemilihan Miss Universe. Dengan
tujuan untuk mengangkat image produk-produk Mustika Ratu yang mengusung
kosmetika tradisional ke pasar Internasional.
PT. Mustika Ratu merupakan perusahaan kosmetik dan perawatan kesehatan terbesar dan
terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini banyak di incar oleh beberapa perusahaan
raksasa seperti perusahaan kosmetik oriflamme yang merupakan perusahaan asal
swedia yang berupaya untuk membeli hak paten Mustika Ratu untuk di pasarkan di
Eropa, dan selain itu juga perusahaan Unilever Indonesia juga berupaya untuk
mendekati dan membeli saham PT Mustika Ratu.
Di
Dalam
negeri PT. Mustika Ratu merupakan perusahaan yang memiliki image yang baik
dimata konsumen, karena kebanyakan produk-produknya di gunakan oleh artis, dan
merupakan slah satu perusahaan yang mengedepankan bahan-bahan alami dari
tumbuh-tumbuhan ditengah isu maraknya kosmetik yang mengandung bahan kimia yang
berbahaya, tidak hanya itu perusahaan juga menerapkan strategi pemasarn yang
menggunakan endorser sebagai pendorong penjualan.
Saat
ini, ada banyak produsen kosmetik di Indonesia. Tetapi hanya sedikit perusahaan
yang memproduksi kosmetik dengan bahan baku alami atau herbal. MRAT sebagai produsen
kosmetik dan perawatan kesehatan muncul sebagai pelopor dalam mengembangkan
produk dengan menggunakan bahan herbal. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun
di dalam industri ini, MRAT dapat mempertahankan secara konsisten budaya asli
Indonesia. Era modern tidak menghambat penjualan MRAT untuk tumbuh. Sebagai
bukti, MRAT membuktikan kelasnya dengan menjadi salah satu produsen kosmetik
dan perawatan kesehatan terbesar di Indonesia.
Di 2010,
angka laba bersih naik sebesar 16,19% menjadi Rp 24 miliar dari sebelumnya Rp
21 miliar di periode yang sama di 2009. Peningkatan laba bersih juga terjadi
pada 1Q2011. MRAT mencatatkan penjualan sebesar Rp 83 miliar, lebih baik dari
1Q2010 yang hanya Rp 79 miliar.
Dalam
menyambut era pasar bebas ini tantangan
yang menunggu para pelaku industri kosmetik di dalam negeri memang tidak hanya
berasal dari persaingan antar sesama pemain localtetapi juga pemain
asing yang mulai marak memasuki pasar dalam negri. Tidak hanya itu sejak pertengahan tahun lalu,
peredaran kosmetik impor asal China terus menggebrak pasar dalam negri
dengan produk-produknya yang terkenal murah. Namun MRAT tampaknya tidak terpengaruh dan terus
menunjukkan keberhasilannya yaitu Mustika Ratu mampu membukukan kenaikan
penjualan 12,27% menjadi Rp345,58 miliar dibandingkan Rp307,80 miliar pada
2008. Laba usaha pada
2009 mencapai Rp41,55 miliar atau meningkat 64,24% dibandingkan dengan Rp25,30
miliar pada 2008.
Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Dipo Akbar Panuntun menilai
efisiensi perseroan berperan besar dalam pencapaian peningkatan laba usaha.
“Mustika Ratu sukses menekan beban usaha dari 47,45% menjadi 44,44%, sehingga
mereka membukukan margin usaha yang lebih baik yaitu sebesar 12,02% pada 2009
dibandingkan dengan 8,22% pada 2008,” paparnya dalam riset yang dipublikasikan
pada 26 Oktober lalu. Pada periode Januari-September tahun ini, penjualan
tumbuh 4,14% menjadi Rp252,41 miliar dibandingkan dengan Rp242,38 miliar pada
periode yang sama tahun lalu.
B. Profil Pendiri Perusahaan.
BRA
Mooryati Soedibyo adalah anak seorang mantan Bupati Brebes, bernama KRMTA
Poornomo Hadiningrat, BRA Mooryati Soedibyo merupakan cucu Sri
Susuhunan Pakoe Boewono X Keraton Surakarta, lahir di Surakarta, 5
Januari 1928 sebagai puteri yang tumbuh di dalam KerajaanKeraton
Surakarta, dibawah pengawasan kakek dan neneknya. Tradisi keluarga yang
aristokrat sudah menjadi bagian hidup sehari-hari dari puteri ini sejak kecil.
Dengan sangat sabar dan perhatian, puteri keraton ini mempelajari keterampilan
meramu bahan-bahan alami untuk dibuat Jamu untuk perawatan kesehatan dan
kecantikan.
Dibimbing
langsung oleh eyang puterinya, BRA Mooryati tak hanya mempelajari
tetapi juga mewarisi pengetahuan memilih tetumbuhan berkhasiat, serta
meraciknya menjadi ramuan yang bermanfaat bagi kesehatan maupun kecantikan yang
selama ini hanya menjadi monopoli para bangsawan. Menginjak usia 15
tahun, BRA Mooryati sudah menguasai teknik tata rias dengan baik.
Puteri yang cekatan ini mulai membantu merias penari Bedhaya dan Serimpi yang
akan pentas di Keraton.
Pada
tahun 1956, BRA Mooryati menikah dan meninggalkan kehidupan keraton
yang serba dilayani. Ia mulai terjun ke masyarakat, memasuki kehidupan perkawinan
dengan mendampingi dalam tugas-tugas suaminya. Dengan hidup barunya inilah,
datang kesempatan untuk mengembangkan ketrampilannya. Dalam mengisi waktu
luangnya, ibu muda ini membuat lulur dan jamu untuk diberikan secara cuma-cuma
kepada isteri teman sejawat suami.
Keterampilan BRA
Mooryati Soedibyo menjadi terkenal di kalangan ibu-ibu setempat. Ibu-ibu
yang hendak mengawinkan anaknya minta tolong dibuatkan jamu Komajaya,
Komaratih, Lulur, Mangir, Parem lengkap, dan lain lain. Saat itu belum terlintas
untuk berwiraswasta di bidang jamu dan kosmetika tradisional. Semua itu beliau
lakukan semata-mata sebagai hobi, bukan bisnis. Akan tetapi, merasa senang
dengan pesanan yang meningkat dari teman-temannya, pada tahun 1973 beliau
memulai untuk membuatnya dalam skala besar, di garasi rumahnya, dibantu dengan
dua orang pembantu.
C. Sejarah
P.T. Mustika Ratu, Tbk
Awal
pendirian PT. Mustika Ratu Tbk (MRAT) pada tahun 1975, dimulai dari
garasi kediaman Ibu BRA. Mooryati Soedibyo. Tahun 1978 PT. Mustika Ratu
Tbk mulai menjalankan usahanya secara komersial, yaitu dengan memproduksi jamu
yang didistribusikan di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Medan. Dalam
perkembangannya permintaan konsumen semakin meningkat, hingga pada tahun
1980-an MRAT mulai mengembangkan berbagai jenis kosmetika
tradisional.
Pada
tanggal 8 April 1981 pabrik MRAT resmi di operasikan. Dalam rangka
memperkokoh struktur permodalan serta mewujudkan visinya sebagai perusahaan
Kosmetika dan Jamu Alami Berteknologi Tinggi Terbaik di
Indonesia. MRAT melakukan penawaran umum perdana dan mencatatkan
sahamnya di PT. Bursa Efek Jakarta pada tahun 1995. MRAT memulai
menerapkan standar internasional ISO 9002 tentang Sistem Manajemen Mutu serta
ISO 14001 tentang Sistem Manajemen Lingkungan sejak tahun 1996. Ruang lingkup
kegiatan MRAT meliputi pabrikasi, perdagangan dan distribusi jamu dan
kosmetik tradisional serta minuman sehat, dan kegiatan usaha lain yang
berkaitan.
Selama
tahun 2005 Perseroan telah mnegadakan training “The Power of Motivation and Personality”. Training yang
dihadiri oleh 77 karyawan yang terdiri dari level Supervisor, Superintendent
dan manajer tersebut bertujuan untuk memperbaiki karakter karyawan sehingga
dapat berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja. Di samping itu,
Perseroan juga mengadakan training.
“Kiat jitu mengoptimalkan Performa Karyawan dengan prinsip Empati”. Training yang khusus ditujukan bagi para manajer ini menginformasikan tentang kiat-kiat untuk meningkatkan performa karyawan dengan prinsip empati. Dalam training tersebut dibahas cara-cara jitu untuk mengelola anak buah dan mempertahankan loyalitas bawahan dengan pendekatan empati. Selama tahun 2005 Perseroan telah mengirim 23 karyawan untuk mengikuti barbagai pelatihan maupun seminar dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kerja dari karyawan.
“Kiat jitu mengoptimalkan Performa Karyawan dengan prinsip Empati”. Training yang khusus ditujukan bagi para manajer ini menginformasikan tentang kiat-kiat untuk meningkatkan performa karyawan dengan prinsip empati. Dalam training tersebut dibahas cara-cara jitu untuk mengelola anak buah dan mempertahankan loyalitas bawahan dengan pendekatan empati. Selama tahun 2005 Perseroan telah mengirim 23 karyawan untuk mengikuti barbagai pelatihan maupun seminar dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kerja dari karyawan.
PT.
Mustika Ratu Tbk berdomisili atau berkantor pusat di Jalan Gatot Subroto
Kav. 74 – 75, Jakarta Selatan dan pabrik berlokasi di Jalan Raya Bogor KM 26,4
Ciracas Jakarta Timur.
Perusahaan
ini pun telah lama tumbuh berdasarkan prinsip tersebut. Produk-produk jamu dan
kosmetika tradisional Mustika Ratu dibuat dari bahan-bahan alami. Hampir
seluruh produk diramu sesuai resep leluhur, pusaka Keraton Surakarta
Hadiningrat, yang diwariskan turun menurun. Namun kini produk-produk ini dibuat
dengan menggunakan teknik dan mesin modern yang memenuhi standar ketat kualitas
dan keamanan. Berawal dari usaha rumah tangga, kini telah tumbuh menjadi
perusahaan consumer products yang besar.
Produk-produk Mustika Ratu kini menempati posisi puncak di pasar domestik dan diterima baik di pasar luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Bertolak dari keberhasilan ini, perusahaan berencana untuk meningkatkan ekspor dan penetrasi ke pasar internasional. Mustika Ratu kini memusatkan usahanya pada produk jamu dan kosmetika tradisional, yang kategori produknya baik jenis produk maupun mereknya terus berkembang.
Produk-produk Mustika Ratu kini menempati posisi puncak di pasar domestik dan diterima baik di pasar luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Bertolak dari keberhasilan ini, perusahaan berencana untuk meningkatkan ekspor dan penetrasi ke pasar internasional. Mustika Ratu kini memusatkan usahanya pada produk jamu dan kosmetika tradisional, yang kategori produknya baik jenis produk maupun mereknya terus berkembang.
Mustika
Ratu akan terus menyempurnakan dan mengembangkan setiap aspek usahanya. Dengan
ini, kami berharap untuk terus meningkatkan performa perusahaan sekaligus
meningkatkan kontribusi pada masyarakat.
Setelah
mendapat tanggapan positif dari negara sendiri, Mustika Ratu mencoba melangkah
ke mancanegara. Di tengah persaingan yang semakin ketat dan kompetitif untuk
menembus pasar internasional, Mustika Ratu melakukan ekspor ke sejumlah negara.
Pasar terbesar Mustika Ratu adalah Malaysia, menyusul Brunei dan Singapura.
D. Visi Dan Misi Perusahaan
Dalam memformulasikan strategi diharapkan perusahaan memiliki visi dan misi
yang jelas dalam rangka mengimplementasikan strategi perusahaan yang sesuai
dengan visi misinya, dimana visi dan misi perusahaan PT. Mustika Ratu,
Tbk.
Menjadikan warisan tradisi keluarga leluhur sebagai basis
industri perawatan kesehatan/kebugaran dan kecantikan / penampilan
paripurna (holistic wellness)
melalui proses modernisasi teknologi berkelanjutan, namun secara hakiki tetap
mengandalkan tumbuh-tumbuhan yang berasal dari alam.
Falsafah kesehatan/kebugaran dan
kecantikan/penampilan paripurna (holistic
wellness) yang telah lama ditinggalkan masyarakat luas, digali
kembali oleh seorang Puteri Keraton sebagai royal heritage untuk dibagikan kepada
dunia sebagai karunia Tuhan dalam bentuk ilmu pengetahuan yang harus
dipertahankan dan dilestarikan.
E. Posisi Bisnis Perusahaan
B Berawal
dari usaha rumah tangga, kini MRAT telah tumbuh menjadi perusahaan consumer products yang besar.
Produk-produk MRAT kini menempati posisi puncak di pasar domestik dan
diterima baik di pasar luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Brunei
Darussalam, Asia Timur, Eropa Timur, Timur Tengah dan beberapa negara Afrika.
Bertolak dari keberhasilan ini, perusahaan berencana untuk meningkatkan ekspor
dan penetrasi ke pasar internasional lainnya. MRAT kini memusatkan
usahanya pada produk jamu dan kosmetika tradisional yang kategori produknya,
baik jenis produk maupun mereknya terus berkembang.
Perusahaan
Mustika ratu memanfaatkan semangat “back
to nature”, banyak orang diseluruh dunia kini beralih menggunakan
produk-produk yang terbuat dari bahan alami dan proses produksinya tidak
merusak alam yang sejalan dengan kampanye-kampanye global warming yang
akhir-akhir ini marak. MRAT sebagai salah satu produk kosmetika tradisional
Indonesia yang saat ini sudah mencapai puncaknya berusaha untuk terus
menyempurnakan dan mengembangkan setiap aspek usahanya. Bila dilihat dari
jumlah penduduk Indonesia yang besar, sekitar 220 juta jiwa, dan hampir lebih
dari setengahnya adalah kaum wanita, Mustika Ratu mempunyai kesempatan untuk
mendominasi pasar kosmetika nasional dengan produk-produknya yang berbahan
dasar alami.
MRAT
pada tahun 2011 berusaha untuk melakukan ekspansi pasar internasional dengan
menggebrak pasar Amerika dan Eropa Barat. Selain produk kosmetik, perusahaan
raksasa milik Mooryati Soedibyo ini juga akan melakukan ekspansi terhadap
produk jamu dan herbal.
F. Budaya Perusahaan
1. Mengutamakan
peningkatan kepuasan pelanggan
2. Bekerja
dengan budaya kekeluargaan dan keakraban
3. Menghargai
integritas dan profesionalisme yang tinggi
4. Menunjang
kerjasama dan gotong royong dalam mencapai tujuan bersama
G. Pesaing Bisnis
Banyaknya kometitor baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang menawarkan
harga yang lebih kompetitif dan murah dengan hasil yang lebih maksimal
merupakan kendala yang harus ditangani oleh PT. Mustika Ratu Tbk agar
konsumennya tetap loyal menggunakan produk mereka.
Tantangan
yang menunggu para pelaku industri kosmetik di dalam negeri memang tidak hanya
berasal dari persaingan antar sesama pemain lokal. Sejak pertengahan tahun
lalu, peredaran kosmetik impor asal China terus menunjukkan peningkatan. Pada
2009, penguasaan pasar dalam negeri oleh kosmetik dari China naik 10% menjadi
30% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan nilai impor mencapai US$25
juta-US$30 juta. Produk asal China bisa dengan mudah menarik hati pembeli
karena ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah. Harga kosmetik impor dari
China lebih murah 10%-20% dibandingkan dengan harga produk lokal. Kompetisi
yang kian ketat tak lantas membuat pemain lokal terjerembap. Tengok saja
kinerja Mustika Ratu, emiten produsen kosmetik, yang pada tahun lalu yang masih
mampu menangguk pertumbuhan pendapatan (Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia
(Pefindo) Dipo Akbar Panuntun).
Seperti
yang diketahui, mulai banyaknya produk kecantikan murah dari luar negeri yang
menyerbu Tanah Air, hal ini dapat dilihat juga dari keikutsertaan mereka dalam
pameran Cosmobeaute Indonesia 2006 yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu
lalu dan adanya perusahaan yang menerapkan Multi Level Marketing (MLM) pada
produk kecantikan yang sedikitnya 80% dari 100 peserta pameran tersebut berasal
dari luar negeri yang menawarkan berbagai macam produk dan peralatan
kecantikan.
Penurunan
daya beli konsumen di karenakan adanya persaingan dari produk luar yang
promosinya lebih agresif seperti memberikan katalog produk mereka sehingga
konsumen dapat mengetahui produk yang ditawarkan. Hal itulah yang mempengaruhi
penjualan di industri kosmetik dan perlu diperhitungkan oleh PT. Mustika Ratu
dalam mempertahankan produknya agar tetap exist di pasaran.
Beberapa
pesaing perusahaan PT. Mustika Ratu, Tbk. Yang merupakan perusahaan-perusahaan
kosmetika Indonesia :
Tabel Perusahaan-perusahaan dalam
industri Kosmetik di Indonesia
No
|
Nama Perusahaan
|
1
|
PT.
Unilever Indonesia, Tbk
|
2
|
PT. Mustika
Ratu, Tbk
|
3
|
PT.
Rudy Soetady & co. Ltd
|
4
|
PT.
Yasulor
|
5
|
PT.
Vita Pharm
|
6
|
PT.
Marta Tilaar
|
7
|
PT.
Rista Indolab
|
Perusahaan-perusahaan
dalam industri kosmetik berusaha mengeluarkan suatu produknya, persaingan pada
industri ini memberikan tantangan kepada masing-masing perusahaan.
H.
Strategy Perusahaan
a. Strategi Korporasi
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) membidik target laba bersih
sebesar Rp 47,5 miliar pada 2011, melesat 92% dibandingkan laba bersih pada
2010 sebesar Rp 24,78 miliar. Chief
Executive Officer (CEO) Mustika Ratu Putri K Wardhani menjelaskan,
peningkatan laba tersebut seiring strategi perseroan mempertahankan pasar local
dan proyeksi penjualan ekspor tahun ini sebesar 30%. Salah satunya, kata dia,
dengan mengintegrasikan penjualan, distribusi, pemasaran, promosi, dan
peluncuran produk baru (ipotnews Friday, October 14, 2011).
Perseroan juga akan melakukan proses-proses akuisisi
merek kosmetik untuk mencapai pertumbuhan secara cepat dan optimal. Selain itu
juga melakukan pengembangan ekspor di kawasan Tiongkok dan Asean. Sejalan
dengan itu, perseroan juga melakukan kemitraan dengan salah satu perusahaan
besar dari Filipina serta medirikan gerai-gerai spa dalam bentuk waralaba untuk
mendukung ekspansi tersebut.
Khusus
untuk pasar ekspor, MRAT berencana membidik pasar baru di Afrika dan Timur
Tengah. "Kami akan lebih fokus ekspansi ke negara-negara Timur
Tengah dan Afrika. Semula kami mau ekspansi ke Perancis pada 2012, tetapi kami
harus melihat dulu kondisi terakhir di sana," ujar Putri. Strategi
meningkatkan penjualan adalah memproduksi produk baru yang high demand. Sedangkan untuk pasar
lokal, MRAT akan memperkuat penjualan di pasar menengah ke bawah.
Sehingga
pada kesimpulannya PT. Mustika Ratu, Tbk. Menerapkan Agresif strategi pada
level corporasi.
I. Strategi Bisnis Perusahaan
Strategi Promosi
Strategi
yang dapat dilakukan pihak manajemen PT. Mustika Ratu untuk memperbaiki
strategi promosinya selama ini yang menggunakan endorser puteri Indonesia.
b.Strategi
Penjualan
Dalam
upaya meningkatkan pertumbuhan penjualan ke depan, perusahaan senantiasa memperbaiki
sistem pendistribusian barang agar penyebarannya dapat merata ke seluruh
pelosok daerah baik melalui cabang-cabang perseroan yang dibantu dengan
depo-deponya maupun dari distributor-distributor yang tersebar di berbagai kota
besar di seluruh Indonesia. Perseroan juga terus meningkatkan penetrasi pasar
di mancanegara yang mengalami pertumbuhan penjualan cukup besar pada tahun
2005.
c.Strategi
Pelayanan
Di
pertengahan tahun 2005, perseroan membentuk consumer service center untuk
mengaplikasikan konsep-konsep pemenuhan harapan pelanggan terhadap
produk-produk perseroan. Dengan adanya consumer service center ini, perseroan
diharapkan dapat berinteraksi dengan konsumen akhir , pelanggan maupun mitra usaha
dan pada akhirnya dapat menciptakan hubungan yang harmonis diantara mereka.
d.Strategi
Pemasaran
Perseroan
terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam pasar domestik dan
mancanegara dengan memproduksi dan memasarkan produk untuk segala jenis usia,
jender maupun tingkat social masyarakat. Sebagai pelopor kecantikan, Perseroan
senatiasa mengikuti trend tat arias yang menjadi dambaan seluruh wanita
Indonesia dengan meluncurkan Trend Warna 2006 “Swarna Puspa Swarga” untuk seri
Mustika Ratu dan “Uniquely You” untuk seri Mustika Puteri sebagai trend setter
dalam tat arias remaja.
e.Strategi
SDM
Perseroan
secara aktif terus mengembangkan seluruh aspek yang berhubungan dengan sumber
daya manusia.Pengembangan usaha perseroan menuntut adanya sumber daya manusia
yang handal dengan standar kualitas yang tinggi pada setiap lini organisasi.
Strategi utama yang dilakukan oleh perseroan adalah membangun dan mengembangkan
kapabilitas organisasi untuk mendukung pertumbuhan usaha.
f. Strategi
Pasar Luar Negeri
Dalam
rangka memenuhi permintaan pasar luar negeri atas produk-produk perseroan. Pada
tahun 2005 Perseroan telah membuka pasar ekspor baru untuk Negara China dan
Pakistan.Sedangkan rencana pengembangan pasar ekspor ke depan meliputi beberapa
Negara seperti Nigeria, Philipina, dan Thailand. Saat ini perseroan tengah giat
melakukan strategi pemasaran khususnya di Negara.
Malaysia dengan meningkatkan penetrasi pasar di modern market dan menempatkan sales representative pada tiap-tiap distributor. Sedangkan untuk Negara-negara lainnya strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan penambahan jenis item produk misalnya produk Ginteh di Arab Saudi dan produk seri Ayudara di Negara Rusia.Sedangkan di Negara Brunei Darussalam dan Hongkong, perseroan melakukan penerapan system Pareto Product sehingga persediaan produk menjadi lebih terkontrol dan service level meningkat.Disamping itu, perseroan terus meningkatkan promosi terutama kegiatan promosi below the line.
Malaysia dengan meningkatkan penetrasi pasar di modern market dan menempatkan sales representative pada tiap-tiap distributor. Sedangkan untuk Negara-negara lainnya strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan penambahan jenis item produk misalnya produk Ginteh di Arab Saudi dan produk seri Ayudara di Negara Rusia.Sedangkan di Negara Brunei Darussalam dan Hongkong, perseroan melakukan penerapan system Pareto Product sehingga persediaan produk menjadi lebih terkontrol dan service level meningkat.Disamping itu, perseroan terus meningkatkan promosi terutama kegiatan promosi below the line.
g. Strategi
Distribusi
Perseroan
memiliki jaringan distribusi yang luas, di beberapa cabang di kota-kota besar
di pulau Jawa ditambah dengan puluhan distributor di seluruh Indonesia dan
Mancanegara.
h.Strategi
Produksi
Dalam
melakukan proses produksi perseroan telah menerapkan CPKB (Cara Produksi
Kosmetika yang Baik) dan CPOTB (Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik) agar
hasil produksinya bisa diterima pasar local maupun mancanegara.Dalam iklim
bisnis yang tingkat persaingannya sangat ketat, tuntutan produk yang sesuai
dengan selera konsumen menjadi sulit karena pilihan dipasar yang sangat
beragam, sehingga diperlukan produk yang berkualitas, praktis dan ekonomis.
J. Produk-produk Mustika Ratu
Produk-produk
Mustika Ratu mencakup jamu, kosmetik tradisional, dan minuman sehat. Kegiatan
PT.Mustika Ratu meliputi pembuatan, perdagangan serta pendistribusian jamu dan
kosmetik tradisional juga minuman yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Brand-brand di bawah PT. Mustika Ratu ada tujuh buah,
yaitu Mustika Ratu, Mustika Puteri, Bask For Men, Biocell, Ratu Mas, Moors dan
Taman Sari Royal Heritage Spa.
Produk - Produk Mustika Ratu mencakup:
· Uric Tea, yaitu teh kesehatan
yang mengatasi masalah asam urat dengan cara
menurunkan kadar asam urat tersebut.
· Jamu ramuan herbal tradisional.
· Amuspa dan Buketan sebagai produk perawatan pribadi
dan kosmetik.
Beberapa brand lain yang merupakan anak
dari PT. Mustika Ratu adalah Mustika Puteri yang lebih ditujukan untuk remaja
puteri, Bask For Men merupakan produk perawatan tubuh khusus pria, Biocell
lebih bersifat pada perawatan untuk mencegah penuaan, Ratu Mas yang berupa
produk untuk luluran, Moors merupakan jajaran produk make up profesional, dan Taman
Sari Royal Heritage Spa adalah tempat perawatan kecantikan berupa spa.
Jajaran
produk Mustika Puteri yang merupakan versi remaja dari Mustika Ratu adalah Acne
Line, Basic Makeup, Fashionista, Decorative, Whitening Series, Cologne,
Deodorant dan Supplement. Sementara itu, untuk Bast For Men jajaran produknya
lebih sedikit, yaitu Splash Cologne, Deo Spray Cologne, Deodorant Roll-On, dan
Jack-Met Odor Eliminator.
Brand Mustika Ratu lain yang
cukup terkenal adalah Biocell dan Ratu Mas. Jika Biocell lebih fokus pada produk
perawatan penuaan, jajaran produknya terdiri dari tiga kategori. Kategori
tersebut antara lain Sun Flower untuk mencegah penuaan dini di usia lebih dari
25 tahun, Algae untuk mencegah penuaan di usia 40 tahun, dan Basic Make Up.
Ratu Mas sendiri adalah produk untuk luluran.
Keamanan Produk Mustika Ratu
Akhir-akhir ini banyak produk kosmetik yang mengandung
bahan kimia berbahaya, seperti: mercuri(Hg), Hidroquinon > 2%, zat warna
Rhodamin B, dan merah K.3. Biasanya produk kosmetik yang mengandung bahan kimia
berbahaya akan menjanjikan wajah akan tampak lebih putih dalam waktu
yang singkat, sehingga banyak masyarakat terutama kaum perempuan tergiur untuk
membeli dan menggunakannya.
Merkuri inorganik dalam krim pemutih (yang mungkin tak
mencantumkannya pada labelnya) bisa menimbulkan keracunan bila digunakan untuk
waktu lama. Walau tidak seburuk efek merkuri gugusan yang tertelan (yang dari
makan ikan tercemar), tetap menimbulkan efek buruk pada tubuh. Kendati cuma
dioleskan ke permukaan kulit, merkuri mudah diserap masuk kedalam darah, lalu memasuki
sistem saraf tubuh.
Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, gangguan penglihatan, gerakan tangan abnormal (ataxia), gangguan emosi, selain depresi. Oleh karena umumnya tak terduga kalau itu penyakitnya, kasus keracunan merkuri, sering salah didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak
Selain merkuri, Hidroquinon yang kandungannya diatas 2 %
juga dikategorikan sebagai bahan yang berbahaya bagi kesehatan. Saat ini
hidrokuinon masih digunakan sebagian produsen pemutih karena hidroquinon mampu
mengelupas kulit bagian luar dan menghambat pembentukan melanin yang membuat kulit
tampak hitam.
Hidroquinon tidak boleh digunakan dalam waktu yang lama,
dan jika pemakaiannya lebih dari 2 persen, harus di bawah kontrol dokter.
Penggunaan hidroquinon yang berlebihan bisa menyebabkan oochronosis terhadap
orang berkulit gelap.
Oochronosis adalah kulit berbintil seperti pasir dan
berwarna coklat kebiruan. Penderita oochronosis akan merasa kulit seperti
terbakar dan gatal.
Sedangkan bahan pewarna Merah K.10 ( Rhodamin B ) dan
Merah K.3 (CI Pigment Red 53 : D&C Red No. 8 : 15585) merupakan zat warna
sintetis yang pada umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil atau
tinta. Zat warna ini dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan
merupakan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) serta Rhodamin dalam
konsentrasi.
Tapi produk kosmetik Mustika Ratu jauh dari semua itu,
karena Produk Mustika Ratu dibuat dari bahan alami pilihan di proses secara
modern dan higienis. Mustika Ratu telah mendapatkan sertifikat ISO 9002 dan ISO
14001 sejak tahun 1996 serta GMP (Good Manufacturing Product) sejak tahun 2004.
Sehingga memberikan keyakinan kepada konsumen atas kualitas produk yang ramah
lingkungan.
K. Bisnis Spa Mustika Ratu dan Lokasinya
Mustika
Ratu memiliki dua nama untuk tempat perawatan kecantikan atau spa, yaitu Taman Sari Royal Heritage
Spa dan Java Princess. Nama Taman Sari terinspirasi oleh suatu taman yang
dibuat oleh Sultan Hamengku Buwono I pada 1757 yang merupakan perpaduan
arsitektur Jawa dan Portugis.
Tempat
ini terkenal dengan Istana Air Taman Sari yang merupakan tempat pemandian
keluarga kerajaan Jawa. Di tempat pemandian tersebut para pangeran dan puteri
dapat menikmati perawatan kecantikan demi menyeimbangkan jiwa, raga, sukma,
pikiran, dan jiwa. Secara filosofi, Mustika Ratu sepertinya memang sangat
keraton.
Taman
Sari Royal Heritage Spa didirikan oleh PT. Mustika Ratu pertama kali pada 1997
di Sheraton Mustika Hotel, Yogyakarta. Menyusul pendirian tersebut maka pada
September 2000 dibukalah Taman Sari Royal Heritage Spa di Jakarta.
Tempat spa Mustika Ratu yang lain
adalah Java Princess yang menerapkan konsep spatradisional berdasarkan budaya kerajaan Jawa. Perusahaan
juga menawarkan kerjasama bisnis spabaik
itu Taman Sari Royal Heritage maupun Java Princess dengan sistem waralaba.
Hal ini
turut menunjang perkembangan pembukaan tempat spa Mustika Ratu di beberapa daerah yang lain, mencakup
wilayah Anyer, Bintan, Kampung Sampireun Garut Jawa Barat, Palembang dan Riau.
Bahkan ekspansi tempat spa Mustika
Ratu juga merambah ke dunia internasional, mencakup beberapa wilayah,
seperti Bulgaria, Republik Ceko, Kanada, Langkawi, Malaysia, dan Zao Jepang.
Berikut
ini adalah dua lokasi tempat spa Java
Princess di Indonesia, yaitu Mustika Ratu Centre, lantai dasar di Graha Mustika
Ratu tepatnya di bilangan Jakarta Selatan. Alamat lengkapnya adalah Mustika
Ratu Center, lantai dasar di Graha Mustika Ratu, Jln. Gatot Subroto Kav. 74-75
dengan nomor telepon yang dapat dihubungi adalah 0811888585.
Lokasi
lainnya adalah Java Princess Cirendeu, yaitu di Jln. Cirendeu Raya No.
9.Mustika Ratu juga melakukan langkah internasional dengan didirikannya Java
Princess di Makovskeho Republik Czech dan Malaysia. Di Czech Republik,
usaha spa ini
didirikan di Republic Czech tepatnya di Praha. Begitu pula denga Mustika Ratu
Salon Health dan Spa yang bertempat di Wisma Mustika Ratu No. 10 Jalan 5/91A,
Taman Shamelin Perkasa.
Beberapa
lokasi Taman Sari Royal Heritage adalah di Jakarta Pusat tepatnya di Jln. K. H.
Wahid Hasyim 133, Bintaro yaitu Jln. K. H. Wahid Hasyim No. 33 Blok FG-12
Sektor 7 Bintaro Jaya, Bandara Soekarno-Hatta di Terminal 2F, Anyer tepatnya di
Sanghyang Indah Spa Resort Jln. Raya Kebon Jeruk Km. 128, Garut terdapat di
Kampung Sampireun Resort & Spa, dan Yogyakarta juga bertempat di Sheraton
Mustika Yogyakarta Jln. Laksa Adi Sucipto.
S Selain
itu, beberapa lokasi spa Mustika
Ratu ini antara lain adalah Bali, Pekan Baru, Palembang, dan
Bintan. Sementara itu, Mustika Ratu terus melakukan pengembangan usahanya
hingga ke luar negeri. Berikut ini adalah contoh dari nama-nama negara
yang sudah diperbolehkan, yaitu Kanada, Jepang, Ceko, Malaysia, dan Bulgaria.
L. Pemegang Saham
Pemegang
saham PT. Mustika Ratu, Tbk sebagian besar dimiliki oleh keluarga sebesar
71,26%, sisanya berada dalam public. Hal ini berarti bahwa perusahaan memiliki
kendali penuh terhadap manajemen perusahaan.
Tabel Pemegang Saham :
Tabel Pemegang Saham :
T
Pemegang
Saham
|
Number
of Stocks Issued and Fully paid
|
Percentage
of Ownership
|
Amount
(Rp)
|
PT
Mustika Ratu Investama
|
305.002.000
|
71,26%
|
38.125.250.000
|
Mellon
S/A Investors PAC Intl
|
38.453.500
|
8,98%
|
4.806.687.500
|
Public (each below 5% ownership)
|
84.544.500
|
19,75%
|
10.568.062.500
|
Jumlah
|
428.000.000
|
100,00%
|
53.500.000.000
|
PT.
Unilever Indonesia berupaya meningkatkan minat para pemain Fast Moving Consumer Goods (FMCG) global
untuk kembali hadir di pasar, baik melalui akuisisi maupun peningkatan
investasi.
Unilever Indonesia terus mempertahankan pertumbuhannya dengan berfokus pada
konsumen. Kami pun terus mengembangkan pasar dengan meningkatkan jumlah
pengguna produk kami, serta meningkatkan konsumsi dari pengguna yang sudah ada.
Kami juga berfokus ke produk yang menghasilkan keuntungan lebih. Kami
meningkatkan inovasi di seluruh portofolio agar kami tetap unggul dalam
persaingan untuk memuaskan kebutuhan konsumen sesuai dengan kemampuan mereka.
Salah
satu cara untuk menycapai tujuan tersebut adalah dengan mengakuisisi saham PT. Mustika
Ratu, Tbk yang memiliki prospectus dan keahlian dalam bidang kosmetik herbal,
jika hal ini dapat direalisasi berarti perusahaan PT. Unilever Indonesia, Tbk
beruasaha memperluas pasar dengan berupaya mengakuisisi saham PT. Mustika Ratu,
Tbk. Yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh keluarga sebesar 71,26%. Hal
ini berarti perusahaan atau pemegang saham mayorita adalah pemilik.
Pada
kenyataannya MRAT belum mau melepas sahamnya, hal ini di sebabkan oleh adanya
beberapa alasan yaitu:
1. Mustika
Ratu merupakan perusahaan public yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh
keluarga, sehingga lebih mengutamakan peningkatan kepemilikan dibandingkan
dilepakan kepada pihak lain.
2. Belum
adanya kecocokan harga yang di tawarkan kepada pihak mustika ratu.
3. Perusahaan
berupaya untuk menolak merger dan akuisisi dari pihak lain dengan cara sebagian
besar sahamnya di pegang oleh keluarga, hal ini bertujuan untuk membatasi
peranan pihak luar dalam perusahaan tersebut.
4. Secara
finansial Mustika Ratu untuk membiayai unit-unit usahanya.
KESIMPULAN PROFIL
PT.
Mustika Ratu merupakan perusahaan multinasional yang berupaya mengembangkan
bisnisnya dan menjalankan strategi korporasi yang sesuai yaitu dengan melakukan
banyak merger dan akuisisi kepada perusahaan-perusahaan local maupun diluar
negeri, dimana pemegang saham terbesar perusahaan ini ada pada keluarga yang
bertujuan untuk membatasi peranan pihak lain dalam perusahaan, sehingga dalam
konteks strategi perusahaan ini tidak ingin melepas sahamnya kepada investor /
pihak lain.
Strategi
yang dapat dilakukan pihak manajemen PT. Mustika Ratu untuk memperbaiki
strategi promosinya selama ini yang menggunakan endorser puteri Indonesia.
Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan penjualan ke depan, perusahaan senantiasa
memperbaiki sistem pendistribusian barang agar penyebarannya dapat merata ke
seluruh pelosok daerah baik melalui cabang-cabang perseroan yang dibantu dengan
depo-deponya maupun dari distributor-distributor yang tersebar di berbagai kota
besar di seluruh Indonesia. Perseroan juga terus meningkatkan penetrasi pasar
di mancanegara yang mengalami pertumbuhan penjualan cukup besar pada tahun
2005.
Perseroan
terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam pasar domestik dan
mancanegara dengan memproduksi dan memasarkan produk untuk segala jenis usia,
jender maupun tingkat social masyarakat. Sebagai pelopor kecantikan, Perseroan
senatiasa mengikuti trend tata rias yang menjadi dambaan seluruh wanita
Indonesia dengan meluncurkan Trend Warna 2006 “Swarna Puspa Swarga” untuk seri
Mustika Ratu dan “Uniquely You” untuk seri Mustika Puteri sebagai trend setter
dalam tat arias remaja. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas, di
beberapa cabang di kota-kota besar di pulau Jawa ditambah dengan puluhan
distributor di seluruh Indonesia dan Mancanegara.
·
Aspek RatioLikuiditas
Aspek Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahan
dalam hal membayar kewajiban jangka pendek yang telah jatuh tempo.Jadi ratio
likuditas merupakan indicator yang menunjukkan apakah perusahan memiliki
masalah dalam arus kas atau tidak, Alat ukur yang sering digunakan dalam
menganalisis yaitu :
A.
Current Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur
kemampuan perusahan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya denga menggunakan
aktiva lancar yang dimiliki .
Current Ratio = Aktiva Lancar x 100 %
Hutang Lancar
B. Cash
Ratio menunjukkan kemampuan perusahan untuk membayar hutang jangka
pendek dengan kas yang ada dan surat berharga lain yang dapat segera diuangkan.
Cash Ratoi = Kas + Surat berharga x 100 %
Hutang Lancar
C. Quick
Ratio Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan
dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih
likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Quick Ratio = Aktiva Lancar - Persediaan x 100 %
Hutang Lancar
·
Aspek Ratio Solvabilitas
Merupakan suatu alat untuk menunjukkan kemampuan
perusahan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahan tersebut
dilikuidasikan, baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang.
TotaL Debt to Equity Ratio (Rasio
Hutang terhadap Ekuitas) Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan
ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukka kemampuan modal sendiri,
perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya . Rasio ini dapat dihitung denga
rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Hutang Lancar + Hutang Jangka Panjang x
100% : Modal Sendiri
Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio
Hutang terhadap Total Aktiva ) Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang
lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini
menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang.
Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total Deb to Total Asset Ratio = Total Hutang X
100 %
Total Aktiva
Total Aktiva
Equity to Total Asset Ratio ,
rasio ini membandingkan antara modal sendiri dengan total aktiva. Rasio ini
mengukur kemampuan total aktiva untuk memenuhi kebutuhan akan modal sendiri
perusahan.
Equity to Total Asset Ratio = Modal Sendiri
x 100 %
Total Aktiva
Aspek Ratio Profitabilitas
Ratio Profitabilitas merupakan rasio untuk menilai
kemampuan perusahan dalam mencari keuntungan, rasio ini juga memberikan ukuran
tingkat efektifitas manajemen suatu perusahan. Alat ukur yang dilakukan adalah
profit margin, Return on investment ( ROI ), Gros
profit.
Menganalisis perhitungan Ratio
Profitabilitas sebagai berikut :
Net Profit Margin Merupakan
rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan
dengan volume penjualan. Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak x 100 %
Penjualan Bersih
ROI Return on Equity ( ROE )
untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri.
ROE = Laba bersih setelah pajak x 100 %
Total Aktiva
Gross Profit Margin ( Margin Laba
Kotor) Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan
Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba
kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan. Rasio ini dapat dihitung dengan
rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor x 100 %
Penjualan
KESIMPULAN
:
Laporan
keuangan suatu perusahaan dibuat agar masyarakat mengetahui kondisi keuangan
perusahaan tersebut sekaligus kinerja perusahaan dan juga sebagai bahan
referensi apabila publik menginginkan transaksi saham dengan perusahaan yang
bersangkutan.



Posting Komentar